Gunung Semeru (Semeru Volcano)

 

Gunung Semeru terletak di kawasan TNBTS (Taman Nasional Bromo Tengger Semeru) yang memiliki luas mencakup beberapa bagian dari 4 Kabupaten, yaitu Malang, Pasuruan, Probolinggo, dan Lumajang. Disini adalah pusat perhatian pendaki/wisatawan lokal maupun internasional karena merupakan gunung tertinggi di pulau jawa juga tempatnya yang berdekatan dengan gunung bromo yang dah terkenal di mancanegara.

Untuk akses pendakian, sangat mudah di akses dari kota malang. Dari kota ini kita bisa memulai untuk persiapan untuk pendakian, karena tepat di bawah kaki gunung semeru dan akses transportasi yang gampang.

Transportasi

Dari manapun, silahkan pergi ke terminal arjosari, setelah itu baru cari angkutan umum menuju ke terminal tumpang, angkutan umum berwarna putih. Sekitar 18 km dari terminal arjosari. Biasanya para calon pendaki turun di Alfamart depan pasar tumpang, untuk oper kendaraan dengan Kendaraan Hardtop yang mengangkut pendaki ke Semeru. Masih di kecamatan tumpang juga, Biasanya setalah naik jeep dan menuju ke Semeru pendaki akan diantar mampir dulu perijinan untuk mengisi dan membayar administrasi di pos perijinan TNBTS. Dan setelah itu kendaraan Hardtop menuju pos perijinan pendakian di Ranu Pane. (Catatan: Jangan lupa syarat perijinannya di penuhi dulu sebelum ke Pos Perijinan TNBT , 2 fotokopi KTP, 2 fotokopi surat keterangan sehat, karena tempat fotokopi terakhir cuma ada di Pasar Tumpang) Disini adalah untuk menyerahkan surat ijin dari pos perijinan masuk TNBTS atau bisa dibilang daftar ulang lah, selanjutnya pendakian di mulai dari sini.

Pos Pendakian Ranu Pane

Perjalanan naik Jeep (hardtop)

Pos Perijinan Pendakian

Pos ini berada di desa Ranu Pane yang merupakan perijina terakhir untuk mendaki gunung semeru, juga merupakan poit awal melakukan perjalanan. disini juga merupakan basecamp para pendaki untuk mempersiapkan segala kelengkapan untuk selanjutnya melakukan pendakian. Yang bisa di jumpai disini adalah, parkir dan penitipan kendaraan, warung makan, warung souvenir, penginapan sederhana, juga WC umum.

Pendakian

Pendakian dimulai dari Pos Pendakian ini. Selanjutnya ada beberapa pos dan tempat-tempat yang bagus yang akan dilewati sampai menuju ke puncak gunung semeru, yang sering disebut Mahameru.

Dari sini pendaki berjalan ke timur mengikuti jalan aspal yang menuju kearah desa senduro, lumajang. Sekitar 300 m perjalanan, ada pertigaan ke kanan, yang jalannya masih jalan tanah. Setelah mengikuti jalan bertanah tersebut sekitar 100 m maka akan ada persimpangan jalan naik yang sudah berpaving dan lurus yang merupakan terusan dari jalan bertanah tadi yang menuju ke area perkebunan warga. Untuk menuju gunung semeru, pilih jalan naik yang berpaving tadi.

Shelter

Setelah ini jalan akan menajak terus samapi Shelter I dengan kemiringan 10 derajat. Dari Pos perijinan menuju Ranu kumbolo terdapat 4 Shelter yang medannya berbeda-beda. Setelah dari sini jalan akan datar sampai ketemu Shelter II, dari Shelter II ke Shelter III merupakan jalan yang banyak variasinya, di perjalanan akan di jumpai jalan yang naik turun , datar ,juga jembatan.

Shelter III adalah Shelter yang sering digunakan istirahat yang cukup lama untuk pendaki, karena setelah Shelter ini akan di jumpai tanjakan yang cukup menguras tenaga, jadi disinilah tempatnya untuk mengimpun tenaga. Setelah menyelesaikan tanjakan, jalan akan lebih landai sampai ke Shelter IV. Pos ini bisa juga disebut gardu pandang untuk melihat danau Ranu Kumbolo, karena berada tepat di atas sisi utara danau. Setelah dari sini jalan cenderung turun, menuju bibir danau yang juga terlihat hamparan padang rumput di sekitarnya.

Rau Kumbolo dari Shelter 4

Ranu Kumbolo

Ranu Kumbolo adalah sebuah danau alam yang berada di ketinggian 2400-an meter dari permukaan laut. Selain itu ini juga merupakan tempat paling dingin di semeru, biasanya saat musim panas dan cuaca cerah suhu di tempat ini bisa mencapai -12 derajat Celcius. Tempat ini merupakan salah satu check point atau tempat peristirahatan bagi pendaki yang akan melanjutkan pendakian ke puncak gunung semeru. Pendaki biasanya mendirikan tenda di pinggir-pinggir danau sambil menikmati alam kadang juga sambil memancing di danau. Biasanya tempat yang paling sering didirikan tenda adalah sisi danau sebelah selatan, karena dipagi hari pada musim tertentu saat matahari terbit kita bisa melihat sunrise tepat di antara bukit dan diatas danau , yang memancarkan cahaya yang sangat indah. Moment inilah yang banyak dicari-cari para pendaki.

Edelweis mekar di Ranu Kumbolo

Di sekitar sini juga di temukan prasasti pada jaman majapahit, berada di sisi selatan danau, banyak juga terlihat prasasti in memoriam dari beberapa pendaki yang tewas di gunung semeru. Selain semua itu di sini di sediakan 2 Pos atau shelter atau bangunan yang bisa di pakai untuk bermalam pendaki yang tidak membawa tenda. Tapi sebaiknya bawalah tenda!

Sunrise Ranu Kumbolo

Ramenya Ranu Kumbolo musim Pendakian

Tanjakan Cinta

Masih di area Ranu Kumbolo, terdapat sebuah tanjakan yang menghubungkan ke perjalanan berikutnya, yaitu ke Oro-oro Ombo, adalah tanjakan cinta. Banyak mitos-mitos tentang cinta di tanjakan ini, yang tidak dijelaskan di tulisan ini.

Tanjakan Cinta

Oro-oro Ombo

Adalah padang rumput dan bunga-bunga liar yang berada setelah ranu kumbolo dan tanjakan cinta. Disini perjalan begitu landau dan setelah melewati tempat ini jalan akan menanjak sampai check poit berikutnya yaitu Kalimati. Pendakian sampai ke kalimati jalan akan menanjak dengan sudut kemiringan bervariasi dari 10-20 derajat, dan beberapa juga di temui jalan yang landai.

Oro-oro ombo

Jambangan

Dari sini pendaki mulai bias melihat puncak gunung semeru. Tempat ini adalah sebuah dataran rumput juga banyak di jumpai tumbuhan semak. Sering kali pendaki menyempatkan dirinya untuk foto-foto dan meneguk air untuk menghilangkan dahaga. Dan selanjutnya meneruskan perjalanan ke Kalimati.

Puncak dari Jambangan

Kalimati

Sangat dekat sekali dengan jambangan. Sekitar 15 menit dan medan perjalan yang agak turun dai jambangan. Kalimati memiliki padang rumput yang luas untuk mendirikan tenda, juga memiliki sumber air, walaupun perlu membutuhkan 15 menit untuk mencapainya. Bagi para pendaki yang akan melanjutkan pendakian ke puncak biasanya menjadikan Kalimati sebagai basecamp untuk istirahat dan menghimpun tenaga. Karena pendakian kepuncak dilakukan pada malam hari sekitar pukul 12 malam dari sini, agar bisa mendapatkan moment sunrise di puncak gunung semeru.

Kalimati

Sumbermani

Tempat ini adalah tempat dimana para pendaki mengambil air, berada pada sisi bagian barat kalimati. Dengan menyusuri aliran sungai yang telah mati, sekitar perjalan turun 15 menit kita akan menemukan sumber air yang berada di kanan aliran sungai.

Sumber Mani – Antri ambil air

Summit Atack

Ini adalah sebutan yang sering digunakan untuk perjalanan menuju Mahameru. Yaitu pendakian pada malam hari untuk menikmati pemadangan puncak gunungsemeru beserta sinar daru sunrise yang hangat. Dalam perjalanan ini sudut kemiringan bisa mencapai 45 derajat.

Arcopodo

Saat Summit Atack kita pasti akan melewati tempat ini. Ini adalah batas vegetasi di gunung semeru. Dimana setelah tempat ini tidak ada tumbuhan satupun yang kita lihat sepanjang perjalaan ke puncak. Arcopodo juga merupakan alternatif check point untuk mendirikan tenda sebagai basecamp, tapi kekuranganya tidak ada sumber air disini, jadi pendaki harus membawa air dari bawah.

Dari sini menuju mahameru adalah medan paling parah, tanjakan yang terjal dan medan yang berupa pasir sering melorot saat dipijak, inilah yang membuat perjalan sangat berat.

Mahameru

Sunrise di Puncak Mahameru

Puncak Mahameru

Inilah puncak gunung semeru juga titik tertinggi di pulau jawa. Tempat ini memiliki udara yang sangat ekstrim, suhu udara yang rendah dan angin yang cukup kencang. Dan kadang dibarengi dengan letupan dari kawah gunung semeru yang berada di sisi selatan.

Letupan Kawah Jongring Salaka (Kawah Semeru)

Mahameru saat Bulan Purnama

Adapun sebuah prasasti in memoriam dari Soe Hok Gie, yaitu seorang aktivis dari Universitas Indonesia juga pendiri Organisasi pecinta alam pertama kali di negeri ini yang katanya gugur di Mahameru.

Memoriam Soe Hok Gie

Pada hari kemerdekaan Indonesia biasanya diadakan upacara bendera di sini. Ratusan pendaki mengikuti upacara sambil menyaksikan sendiri kemegahan alam yang di miliki Indonesia. Dan silahkan bayangkan sendiri, betapa indahnya menikmati sunrise di puncak tertinggi di pulau jawa di mana kita juga bias melihat pesisir utara jawa dan selatan dengan bersamaan.

“Keakraban seperti ini yang seharusnya” foto bersama di Mahameru

Turun dari Puncak

4 responses to “Gunung Semeru (Semeru Volcano)

    • Thank you, This is one of the highest peak in Indonesia and, if you want to go there, you must go to Malang, then make the climb to Semeru.

      I can help if you need a guide to the semeru. I live in Malang, near Semeru.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s