Fenomena Moonrise di Ranu Kumbolo, Gunung Semeru

Moonrise, gambar ini diambil pada waktu malam tahun baru jam 9 malam

Moonrise, gambar ini diambil pada waktu malam tahun baru 2013 jam 9 malam

Gunung Semeru memang tiada duanya. Gunung yang terletak di kawawan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) dan Taman Nasional ini  luasnya mencakup 4 kabupaten yaitu Malang, Probolinggo, Paruruan dan Lumajang, Sedangkan posisi Gunung Semeru sendiri terletak pada 2 Kabupaten yaitu Malang dan Lumajang. Gunung ini memang mempunyai daya tarik yang memikat, antara lain Ranu Kumbolo (Ranu = Danau, Bahasa Tengger) juga Mahameru (Puncak Gunung Semeru) yang masing memang memukau keindahannya.

Kali ini yang saya ceritakan hanyalah Ranu Kumbolo saja. Ranu Kumbolo adalah danau yang berada di ketinggian 2400 mdpl tepatnya berada di lintasan jalur pendakian ke puncak Gunung Semeru. Untuk menuju kesini kita berawal dari kecamatan Tumpang, kabupaten Malang. Dari sini kita lanjutkan ke desa Ranu Pane, Lumajang disini merupakan Pos untuk mengurus ijin pendakian ke Gunung Semeru. Ijin sudah beres, marilah kita lanjutkan mendaki. Estimasi waktu perjalanan dari Ranu Pane ke Ranu Kumbolo bervariasi, tergantung dari fisik kita, ada yang 3 jam ada juga yang sampai 7 jam. Tapi rata-rata bisa ditempuh dengan 4 jam perjalanan.

Sesampai di Ranu Kumbolo yang kita lihat adalah padang rumput yang cukup luas dan yang jelas ya danaunya. Disini kita bebas mendirikan tenda, tapi biasanya bagi penndaki yang ingin menikmati sunrise yang indah dan akses ke rute puncak lebih mudah, mereka biasanya mendirikan tenda di sisi timur danau. Disini tempatnya luas, juga terdapat Pondok yang biasanya digunakan untuk bermalamnya porter-porter Gunung Semeru sewaktu mengantar turis. selain itu di area sini terkenal juga dengan Prasasti dari jaman Majaphit juga Tanjakan Cinta dengan segala Mitosnya.

Camping bareng yang bikin tambah seru.

Ranu Kumbolo, Danau yang sangat segar dari Gunung Semeru

Nah yang kita bahas disini adalah fenomena cantik yang ada di Ranu Kumbolo. Yang paling indah disini adalah ketika bangun tidur dipagi hari kita bisa menikmati terbitnya matahari di sebarang danau dan posisinya tepat di lembah, diantara 2 bukit, keren sekali lah. Tapi sayangnya fenomena itu bisa kita lihat pada saat bulan2 tertentu dan tentu saja jika kita bangun pagi. selain itu ada lagi yang lebih mantab, yaitu terbitnya bulan purnama di posisinya yang sama dengan posisi matahari terbit yang kita bahas tadi. Luar biasa mantabnya.

Sunrise, sejuknya udara di Ranu Kumbolo di pagi hari.

Jadi, kesimpulanya perjalanan di hutan dengan jarak tempuh 10 Km dan sekitar 4 jam jalan kaki tidak bakal sia-sia. Dan misal pun kita belum beruntung mendapatkan fenomena alam yang indah seperti cerita saya tadi, kita masih bisa menikmati dekapan alam indonesia yang indah, dinginnya udara gunung yang layaknya musim dingin di Eropa, suasana camping yang hangat dengan teman-teman pendaki lain atau porter Gunung Semeru, dan banyak lagi. Makanya, “mau liburan? ke gunung aja.. ”

Oke, terimakasih sudah membaca.

10 responses to “Fenomena Moonrise di Ranu Kumbolo, Gunung Semeru

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s