Gunung Raung, kaldera yang megah di ujung timur Pulau Jawa

img_2500

Gunung Raung adalah gunung berketinggian >3000 mpdl yang berada di paling pojok timur pulau jawa. Yang juga merupakan kawah terbesar kedua di Indonesia. Kalo penngen menjamah keindahan gunung ini piknikers bisa mengakses via bondowoso, yaitu salah satu kabupaten di jawa timur. Karena tidak ada air pada jalur pendakian, jalur ini menyarankan kita untuk melakukan pendakian dengan satu kali bermalam saja. Kecuali kalau piknikers suka bawa air banyak-banyak.

Perjalanan Tansportasi

Dari Bondowoso carilah angkutan menuju Wonosari dan turun di pertigaan Gardu Atta. Dari pertigaan ini kita lanjutkan dengan angkutan menuju ke desa Sumber Waringin. Dan dilanjutkan ke Pesanggrahan, yaitu pos perijinan atau basecamp pendakian ke gunung raung. Untuk ke pesanggrahan kita jalan kaki saja karena hanya berapa ratus meter saja dari tempat turunnya angkot ke desa Sumber Waringin.

Untuk memperlancar perjalanan sering-seringlah tanya orang tentang angkutan disini, siapa tahu malah bisa memberi tumpangan gratis. Ingat! Tanya google tidak terlalu membantu, disini!

Perijinan

Sesampai di basecamp, kita akan ketemu penjaganya, seorang ibu setengah baya, yang ramah dan baik hati. Urusan administrasi silahkan bahas sendiri dengan ibu ini. Kadang kita bisa bahas lususan perut dengan ibu ini juga, soalnya ibu ini kadang menawarkan jasa buat masakin kita, lumayan lah, daripada masak sendiri. Hemat energy bisa jadi alasan.

Makan malam dengan semangat – Basecamp Sumber Waringin

Hiburan, Main kartu dulu – Basecamp Sumber Waringin

Foto dulu sebelum berangkat – Basecamp Sumber Waringin

Shelter

Ada beberapa pos atau shelter yang kita lewati untuk menuju puncak gunung raung. Beberapa dengan nama-nama menyeramkan. Tapi tenang saja, tidak seseram yang kita banyangkan kok!

Pondok motor

Inilah shelter pertama, biasanya ada beberapa menawarkan jasa ojek ke tempat ini. Lumayan, kita bisa hemat waktu. Karena dari basecamp ke pndok ini kalau jalan kaki kita membutuhkan energy dan waktu untuk menempuh kurang lebih 8 Km, dan biasanya di tembuh sekitar 4 jam. Dan ingat! Tidak ada sumber air di gunung raung kecuali di basecamp!

Pondok Motor

Pondok Motor – Makan dulu buat bekal perjalanan

Panduan jalur dikasih dari Basecamp

Pondok sumur

Shelter berikutnya, biasanya di gunakan untuk istirahat sejenak. Dari sekitar 6 jam perjalanan dari pondok motor. Disini tempatnya tidak begitu luas cuma cukup untuk 2 tenda saja.

Pondok Sumur

Pondok Tonyok

Sekitar 2 jam perjalanan dari pondok sumur. Tempat ini lumayan luas, cukup untuk 4 tenda, tapi penulis mengabaikan tempat ini untuk tempat bermalam atau mendirikan tenda, karena alasan memperpendek jangkauan dari camp ke puncak.

Pondok Demit

Inilah tempat paling efisien untuk mendirikan camp. Ciri tempat ini adalah pohon kembar berdekatan, yang di bawahnya kita bisa mendirikan tenda, tapi cuma cukup 2 tenda saja. Dari sini biasanya dengan metode summit attack untuk pergi ke puncak. Jadi barang dan logistic kita tinggal di camp, dan melanjutkan perjalanan ke puncak. Hal ini di pilih oleh penulis karena sangat efisien, dan pendakian akan lebih ringan tanpa membawa beban. Biasanya summit attack di mulai jam 3 pagi, karena dari pondok demit ke puncak dibutuhkan waktu 2 jam, jadi kita masih bisa menikmati sunrise di puncak gunung raung.

Menu sederhana yang penting daging cincangnya

Pondok Demit

Pondok Mayit

Saat kita summit attack, pasti melewati shelter ini. Ini merupakan tempat yang sangat lapang, tapi sayangnya tempatnya agak miring. Disini kita bisa mendirikan lebih dari delapan tenda.

Pondok Mayit

Pondok Angin

Ini adalah satu-satunya shelter yang memiliki tempat tang benar-benar terbuka, disini kita merasa di ketinggian, karena pandangn yang luas dan tanpa terhalang oleh pohon-pohon yang lebat.

Pondok Angin

In Memoriam Deden Hidayat

Ini merupakan batar vegetasi di gunung raung, di tempat ini terdapat prasasti in memoriam deden hidayat, adalah seorang pendaki yang tewas di gunung raung. Dari sini perjalan ke puncak mempunyai medan yang terjal dan berbatu cadas sampai mengantarkan kita di bibir kawah.

Antara memoriam Deden Hidayat – Pondok angin

In Memoriam Deden Hidayat

Puncak Raung

Untuk menuju kepuncak di butuhkan nyali yang agak memadai, soalnya jalur ke puncak kita diwajibkan berjalan di bibir kawah yang membuat kaki kita kadang merinding. Untuk kesana silahkan ambil jalur ke kiri / ke timur dengan medan yang memang menanjak. Dan pilihlah jalur yang paling aman. Ingat! Keselamatan anda tidak bisa di beli di apotek manapun!

Curam

Suggested camp

Untuk pendakian jalur sumber waringin, Bondowoso, penulis menyarankan untuk menggunakan pondok demit atau atasnya untuk camp. Ini disarankan jika piknikers mendaki dengan satu kali bermalam saja.

Puncak

Puncak gunung raung adalah salah satu dataran tertinggi di bibir kawah. Yang sebenarnya puncak yang kita daki dari jalur ini adalah titik tertinggi kedua. Puncak tertinggi pertama tidak bisa di akses dari jalur ini. Jika ingin ke puncak tertingginya maka piknikers harus mendaki via jalur selatan yaitu jalur kalibaru di Banyuwangi.

Kawah di dalam kawah, dilihat dari Puncak

Narsis dulu di puncak

#Share Blog with Piknik Alam

Dan, terimakasih sudah membaca.

16 responses to “Gunung Raung, kaldera yang megah di ujung timur Pulau Jawa

  1. Bro. .boleh bagi Contact Person? Y mungkin bisa sharing2 ttg pendakian, skalian kalo ada ksempatan, mungkin bisa nanjak bareng, .
    Di email ya bro?
    Thx.

  2. Bro, .boleh bagi Contact Person? Ya mungkin bs sharing2 ttg pendakian., skalian kalo ada kesempatan, mungkin bisa nanjak bareng. .
    Di email ya bro. .
    Thx. .

  3. Luar biasa mas.
    Ini Gunung di daerahku….dulu setiap pagi melihatnya teronggok gagah di utara. meskipun sampai saat ini belum pernah mendakinya😀

    • Terimakasih mas..
      Saya sangat mengagumi bumi blambangan, baik dari alamnya, bahasa dan budayanya, musiknya.. sungguh menginspirasi🙂

      berarti daerahnya mas, daerah kalibaru situ ya😀

      • Betul dan kebetulan juga istri dr daerah muncar.
        Naik ke puncak sejati mas…dr kalibaru kata temen² asik..:-)

      • Hehe, itu cita-cita saya mas.. belum kesampaian, soalnya infonya kesitu harus pake alat panjat komplit, dan ga ada sumber air.

        Kalo temen2nya pas naik aja saya mau banget kalo di ajak😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s