Pantai Sukamade, Sarang penyu di Taman Nasional Merubetiri

5901_4960510571026_560308875_n

5901_4960510571026_560308875_n

Butuh perjuangan ekstra untuk menuju pantai ini, tapi bagi yang berjiwa adventure pasti sangat tertantang sekali untuk berkunjung ke Pantai Sukamade. Pantai Sukamade Terletak di Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi. Tepatnya di wilayah Taman Nasional Merubetiri dan juga salah satu Diamonds Triangle di Banyuwangi, setelah Pantai G-Land dan Kawah Ijen. Untuk menuju ke pantai ini dari kita mulai dari Terminal Jajag, merupakan terminal kecil di bagian selatan Banyuwangi. Terminal ini juga di lewati bus-bus dari arah Jember ataupun Banyuwangi kota, jadi kita tinggal cari aja bus ke jurusan Jajag. Dari Jajag perjalanan dilanjutkan menuju Pesanggaran menggunakan angkutan umum, dan di teruskan menggunakan truk khusus pengankut bahan makanan dari Pesanggaran menuju Sukamade.

Itu semua sih jalur normalnya, kalau ingin lebih seru lagi bisa menggunakan jalur alternatif Glenmore, tapi jalur ini hanya bisa di akses dengan sepeda motor. Selengkapnya klik disini

Okey kita lanjutkan ceritanya. Sebelum masuk ke Pantai Sukamade kita akan melewati 2 Pantai, pertama Pantai Rajekwesi yang merupakan pantai sekaligus dermaga para nelayan di Desa Sarongan ini. Pantai ini terletak dekat dengan Balai Desa Sarongan. Jika mau beli ikan segar, ya disinilah tempatnya, sekalian dibakar waktu Camping, pasti nikmat. Yang kedua adalah Green Bay, atau Teluk Hijau. Pantai ini sudah masuk di wilayah Taman Nasional Merubetiri. Pantai yang sangat indah dengan warna air yang biru kehijauan. Pantai ini juga spot yang mantab buat mancing dan matab juga buat Camping. Tentunya dengan bekar-bakar ikan tepatnya.

Nah, kembali keperjalanan, cerita kali ini lebih tepatnya kita ceritakan perjalanan menggunakan kendaraan pribadi yaitu sepeda motor. Untuk menuju Pantai Sukamade dari Pesanggaran, perjalanan akan melewati Perkebunan Coklat. Setelah itu dilanjutkan menuju Perkampungan Desa Sarongan. Jika kita menggunakan kendaraan pribadi, disini tempat yang tepat untuk mengisi keperluan yang kurang sebelum ke Pantai Sukamade. Tempat ini juga paling dekat dengan Pantai Rajekwesi, dan juga pintu gerbang Taman Nasional dimana kita wajib lapor kepada petugas untuk memasuki wailayah Taman Nasional Merubetiri. Oke, semuanya komplit perjalanan kita lanjutkan menuju Pantai Sukamade.

Dari Desa Sarongan, kata warga disini kita akan menempuh sekitar 15Km untuk sampai di Pantai Sukamade. Tentunya dengan jalur batu yang sangat luar biasa menantang. Sekitar 2 Km dari gerbang Taman Nasional kita akan bertemu Pantai Green Bay. Untuk menuju kesana kita harus turun menyusuri jalan setapak sekitar 20 menit. Setelah berjalan di medan batu sekitar satu jam kita akan bertemu jembatan roboh di kiri jalan. Tepat sebelum jembatan akan terlitat Plakat bertuliskan “3 km Pantai Sukamade arah kiri” dan “10 km Sukamade arah lurus”. Sebenarnya jalur utamanya adalah lewat jembatan yang roboh tadi, berhubung tidak bisa di lalui alternatifnya nyebrang sungai pakai Getek, dengan jarak lebih dekat, atau pakai jalur memutar 10 km melewati dusun Sukamade, baru ke Pantai Sukamade. Jika kita menggunakan sepeda motor, beruntunglah kita. Soalnya kita tidak perlu jalan putar terlalu jauh, tinggal kita sebarangi sungai dengan Getek. Biasanya pengunjung akan ditarik 5000 per motor. Nah, ini dia sisi serunya jika ke Pantai Sukamade menggunakan Sepeda Motor. Lebih seru lagi, misalkan kita kemalaman atau kepagian nyebrang sungai ini, maka kita harus ng-Getek sendiri, tentunya dengan biaya gratis.

Penuju Pantai Sukamade

Ng-Getek sendiri, soalnya operatornya belum datang, kebagian😀

Penyebrangan menggunakan “Getek”

Perjalanan kita lanjutkan menyusuri kebun coklat dan juga kebun karet. Dan setelah berjalan 3 Km sampailah di Pusat Konservasi Penyu Pantai Sukamade. Selain Konservasi Penyu di pantai ini juga memiliki fasilitas yang lumayan lengkap, seperti Musola, Cottage, Camping Ground, Kamar mandi umum, Warung di sediakan disini. Tapi sayang sekali warungnya cuma buka di hari-hari libur saja. Dan pada saat saya kesitu, warungnya tutup. untuk punya persediaan makanan. Selain itu ada satu yang kurang, fasilitas listrik cuma ada kalau sudah mulai malam, itupun cuma sampai jam 8.

Pantai Sukamade

Kegiatan apa yang bisa kita lakukan di Pantai Sukamade? Nah ini dia yang di tunggu-tunggu. Kegiatan rutin para petugas disini adalan Patroli, bukan sekedar patroli biasa, tapi lebih tepatnya mencari penyu yang sedang bertelur dan mengamankan telurnya untuk ditetaskan di kamar tetas. Patroli biasanya berjalan mulai jam 8 malam, yang lebih asiknya lagi penggunjung diperbolehkan ikut petugas patroli menyusuri pesisir Pantai Sukamade. Mantab kan? Jika beruntung sambil ngobrol-ngobrol tentang konservasi penyu, kita bisa mendapatkan lebih dari satu penyu yang mendarat untuk bertelur. Dan kita bisa tahu bagaimana proses penyu bertelur yang memakan waktu yang lama, sampai pengamanan telur-telur penyu.

Penyu yang mantab !

Penangkaran telur penyu

Tukik yang baru menetas

Kegiatan ini penting dilakukan untuk menjaga keberlangsungan penyu tersebut. Hal ini dlakukan karena telur sampai tukit ini sangat rentan terhadap gangguan predator alami ataupun tangan manusia yang tidak mau paham tentang pentingnya konservasi. Untuk predator alami yang paling merusak adalah Babi Hutan. Satu sarang bisa habis dalam hitungan menit. Maka dari itu patroli dilakukan setiap malam hari, dimana penyu-penyu yang baru saja bertelur akan diambil telurnya untuk di amankan telurnya. Dan selanjutnya di tetaskan di penangkaran untuk dilepas kembali setelah usia tukik memenuhi syarat.

Serangan babi hutan, Hancur!

Pengalaman pribadi yang menyenangkan, yaitu ebuah keberuntungan lagi diwaktu saya pergi kesana beberapa bulan yang lalu. Setelah ikut patroli dan menyaksikan penyu bertelur, paginya saya di ajak petugas-petugas yang ramah-ramah untuk ikutan melepas 600 tukik. Wah, senang sekali rasanya. Melihat anak-anak penyu yang berlarian menjuju pantai. Semoga dari semua tukik yang di lepas akan kembali lagi untuk bertelur di pantai ini. Dan semoga jenis-jenis penyu yang ada, akan tetap lestari.

Pelepasan sekitar 600 tukik

Asek, pertama kali menyentuh pantai😀

Tukik Penyu Hijau dan Penyu Lekang

Belajar konservasi, Piknik Alam Peduli Penyu

8 responses to “Pantai Sukamade, Sarang penyu di Taman Nasional Merubetiri

  1. Pingback: Butuh Nyali, Jalur Pantai Sukamade Via PTPN XII | ankarana renva·

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s